Strategi Marketing Pengemis

StikerGrosir.com — Berita di televisi mulai mengangkat cerita pengemis yang memiliki penghasilan lebih besar daripada yang kita bayangkan. Bahkan lebih besar dari pegawai kantoran.

Mereka bisa membawa pulang uang lebih dari 3 juta perbulan. Apa perasaan kita begitu tahu kenyataan itu? Geram bercampur heran? Seorang pengemis yang cuma meminta-minta ternyata dapat menghasilkan lebih dari pegawai kantoran?

Tapi dibalik itu ada beberapa strategi marketing yang dapat kita pelajari dari pengemis. Salah satu strategi marketingnya adalah Dapat Memenuhi Hasrat Konsumen

Dalam menawarkan sebuah produk baik itu jasa atau barang, kita harus pastikan produk kita dapat memenuhi hasrat konsumen. Contohnya produk krim pemutih kulit yang laku terjual karena dapat memenuhi hasrat wanita yang selalu ingin tampil cantik. Dan produk-produk Apple yang dapat memenuhi hasrat konsumen yang ingin terlihat eksklusif.

Lantas hasrat apa yang dapat dipenuhi seorang pengemis? Pengemis tidak menjual produk ataupun menawarkan jasa. Mereka hanya meminta belas kasihan orang lain.

Meskipun pengemis tidak menjual produk tapi mereka dapat memenuhi hasrat manusia yang selalu ingin membantu orang yang kesusahan. Hasrat manusia yang selalu ingin berbagi rejeki kepada orang lain. Hasrat manusia itulah yang dapat dipenuhi oleh pengemis. Jadi jangan heran kalau melihat pengemis yang dapat membawa uang banyak.

Karena disadari atau tidak pengemis menawarkan sesuatu sama seperti yang ditawarkan produk apple yang mahal itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s